Kamis, 13 September 2018

ISMKMI

        Manusia adalah makhluk sosial. Artinya, manusia tidak bisa hidup tanpa orang lain. Ya, pada dasarnya manusia diciptakan sailing membutuhkan antara satu dengan yang lain. Oleh karena hal tersebut, manusia pun cenderung untuk berkumpul atau membentuk kelompok. Kita semua tahu bahwa kelompok-kelompok yang terbentuk sangat banyak ragamnya. Ada kelompok yang terbentuk karena tempat tinggal yang sama, ada kelompok yang terbentuk berdasarkan kesamaan prinsip, kepentingan ataupun tujuan, ada yang terbentuk karena kesukaan yang sama akan suatu hal, atau mungkin kesamaan hobi, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, manusia memiliki banyak alasan untuk berkumpul atau mengelompok.
        Dalam lingkup perkuliahan, kelompok-kelompok yang memiliki susunan dan tujuan tertentu  biasa disebut sebagai organisasi. Contoh organisasi yang ada di dalam universitas atau intra universitas ialah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsoed. Organisasi atau UKM di Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan adalah E-health, UKI, FIKes Sport Club (FSC), PMK, UKM Riset, dan Klise (Klinik Seni). Sedangkan di tingkat jurusan ada HIMA-nya masing-masing, UKM yang ada yaitu Plakat, N-care Dan PIO.
        Yang sudah saya sebutkan di atas adalah organisasi yang berada di dalam kampus atau intra kampus. Nah, bagaimana dengan organisasi ekstra kampus? Organisasi apa yang bisa diikuti mahasiswa yang ruang lingkupnya di luar kampus?  Tentu ada banyak sekali organisasi-organisasi yang seperti itu. Ada baiknya apabila organisasi yang kita ikuti bisa membawa dampak alias manfaat besar bagi kita sebagai mahasiswa, dan juga bisa membuat kita semakin fokus akan bidang yang kita geluti. Contoh organisasi ekstra kampus bagi mahasiswa kesehatan masyarakat adalah ISMKMI.
        Apa sih yang dimaksud dengan ISMKMI itu? Didirikan tanggal 24 Desember 1991 di Makassar,  ISMKMI yang merupakan singkatan dari Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia adalah sebuah organisasi yang menghimpun Lembaga Eksekutif Mahasiswa Kesehatan Masyarakat se-Indonesia. ISMKMI ialah sarana untuk bertukar pandang dan pikiran guna memecahkan persoalan-persoalan yang timbul didalam masyarakat dan dunia ilmiah, khususnya dalam pembangunan kesehatan nasional yang semakin kompleks di wilayah negara Republik Indonesia sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam ilmu kesehatan masyarakat.
        Tujuan pendirian ISMKMI adalah untuk menjalin persatuan dan kesatuan antar Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat se-Indonesia dalam rangka pembinaan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat se-Indonesia sebagai insan yang menghayati dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam ilmu kesehatan masyarakat.Sedangkan tujuan khusus berdirinya ISMKMI adalah meningkatkan kepekaan dan peranan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat dalam mengkritisi pembangunan nasional pada umumnya dan pembangunan kesehatan pada khususnya serta meningkatkan peran aktif dalam upaya promotif dan preventif demi mencapai masyarakat mandiri untuk hidup sehat dan produktif.
        Kemudian, apa sajakah tugas dari ISMKMI tersebut? Tugas ISMKMI itu sendiri adalah membina Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat yang betakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, membina Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat yang berwawasan ilmiah dan sosial kemasyarakatan, membina dan menciptakan komunikasi yang baik dan berkelanjutan antar Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, mengembangkan potensi kritis, inovatif, kreatif, dan keilmuan, menjalin dan membina hubungan kerjasama yang baik dengan alumni mahasiswa kesehatan masyarakat se-Indonesia secara kekeluargaan, melakukan upaya-upaya advokasi terhadap masalah-masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, menjalin dan membina hubungan kerjasama yang baik dengan organisasi atau institusi lain yang terkait baik dalam maupun luar negeri.
        Untuk menjalankan tugasnya, ISMKMI memiliki badan perlengkapan yang terdiri dari Musyawarah Nasional (MUNAS), Musyawarah Nasional Luar Biasa, Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS), Dewan Pembina, Dewan Pengawas, Sekjen, Musyawarah Wilayah (MUSWIL), Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL), Korwil, Korda dan Pokja. Di nasional ISMKMI dipimpin oleh Sekretaris Jenderal dan dibantu oleh Wakil Sekretaris Jenderal, di dalam kepengurusan nasional ada beberapa direktorat yang ada untuk membantu dan mempermudah pekerjaan dari Sekretaris Jenderal.
Saat ini ISMKMI beranggotakan 56 institusi yang tersebar dari Aceh hingga Papua. ISMKMI terbagi menjadi 4 wilayah kerja organisasi, yaitu Wilayah I (Sumatra, Kepri, Babel), Wilayah II (DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Kalimantan),Wilayah III (Jawa Tengah, DI Jogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTT, NTB), dan Wilayah IV (Sulawesi, Ambon, Irian Jaya).
        Apakah manfaat apabila kita mengikuti organisasi seperti ISMKMI ini? Dengan berorganisasi, kita dapat menjumpai dan mengenal lebih banyak orang sehingga relasi pun dapat diperoleh. Terlebih jika mengikuti ISMKMI yang lingkupnya nasional, kita dapat mendapat banyak relasi dari seluruh penjuru di Indonesia. Kita bisa belajar bagaimana cara untuk bekerja sama, kita belajar bagaimana caranya memecahkan suatu permasalahan. Ya, berorganisasi dapat melatih kemampuan bekerja sama dan melatih kemampuan dalam memegang sebuah tanggung jawab. Banyak pengalaman dan pelajaran yang bisa kita ambil dari berorganisasi. Semua akan kembali lagi ke diri kita, apakah kita mempunyai kemauan yang kuat untuk berkontribusi aktif dalam organisasi yang kita pilih?  Akan sangat rugi jika kita melewatkan keeempatan until berorganisasi. Jadi, manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya waktu yang kita miliki!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar